Minggu, 24 Mei 2009

What Do U Think, Love Or Money?

Diposkan oleh Yuan Fasih di 12.53
Love?
Money?

Love Or Money? Yah... manga ini adalah karangan Lee Sang Eun.

Pertama kali lihat ringkasan ceritanya langsung tertarik deh untuk membacanya!!! Apalagi lucu banget tuh komiknya! Bikin meringis ajah!!!

Sebenarnya sih komik ini sudah lama dibuat, yaitu sekitar tahun 2000-2002 tapi di Indonesia baru terbit tahun 2006, oleh Gramedia. Dan baru baca tahun 2009. hahaha agak telat memang^^ tapi ceritanya bagus banget^^ aku suka sama Seo Ye-ni, dan Shin Je-hwi yang lumayan cakep apalagi sama Park In-Yeong^^ Keren!!! Aku Langsung JAtuh Cinta sama Kelakuannya^^
In-Yeong dan Ye-ni

CErita ini berawal dari Seo Ye-ni cucu tunggal pengusaha kaya raya yang "Gila Uang", sejak kecil Ye-ni tinggal bersama neneknya karena kedua orangtuanya meninggal dunia, walaupun dia kaya tapi ternyata perhitungan juga. Ternyata, nenek Ye-ni tidak setuju dengan pernikahan putrinya dengan ayah Ye-ni, makanya mereka memutuskan untuk pergi... dan hidup seadanya tapi ternyata kedua orang tua Seo Ye-ni meninggal dunia dan dia hanya mempunyai satu keluarga yaitu nenek dari ibunya... so, Ye-ni akhirnya hidup bersama nenenknya. Mungkin kecintaan Ye-Ni kepada Uang berawal saat Ibunya berpesan "Sesuatu Yang PAling Penting Di Dunia Ini Adalah Uang, Dengan Uang, Kita dapat Membeli Apa Saja" kata-kata itulah yang tertanam dipikiran Ye-Ni bahkan sampai sekarang...

Bahkan, diam-diam Seo Ye-ni membuka usaha peminjaman uang! Dan bercita-cita ingin mendirikan perusahaan penanaman modal mancanegara!

Dia memang meminjamkan uang kepada teman2 sekolahnya, tapi sebagai gantinya mereka harus membayar dengan bunga yang tinggi. Wah... dasar Ye-ni!!! Dalam setiap aksinya, dia selalu ditemani oleh Seo Yon-hwi.
Je-hwi dan In-Yeong

Hampir seluruh siswa punya hutang sama Ye-ni, terkecuali satu orang yang sangat membenci sifat "seo Ye-ni" dialah Shin Je-hwi, ketua kelas dikelasnya.

Seperti biasa, nenek SEO Ye-ni yang suka minum sedang melakukan suatu rencana dengan Pengacara Park Untuk menghentikan ulah Seo ye-ni, neneknya memutuskan untuk membuat sebuah surat wasiat! Isinya adalah SEo Ye-ni akan mendapatkan seluruh aset berharaga plus-plus yang katanya jumlahnya mencapai 15,4 Milyar Won!
tapi dengan syarat yang seabrek! Dan kalau sampai saja Seo Ye-Ni Tidak dapat melaksanakan salah satu syarat tersebut, maka semua harta akan jatuh ke tangan cucu Pengacara PArk, Park In-yeong.
Pada awalnya, pengacara Park menolak usul tersebut karena merasa Park In-Yeong Tidak pantas menerima harta tersebut, terlebih lagi Seo Ye-Ni masih muda, dia masih Kelas 2 SMP dan berumur 15 tahun. Namun mendengar Pengacara Park, si nenek tua kaya raya tersebut tertawa dan menjawab "Ini hanya sebuah jebakan, coz dia yakin cucunya yang "Mata Duitan" itu tidak akan melepaskan 15,4 Milyar Won begitu saja di tangan Park In-Yeong. Lagipula park In-Yeong masih berada di Amerika jadi dia tidak akan tahu apa yang sebenarnya terjadi"
In-Yeong dan Seo Ye-ni

Tapi diluar dugaan, nenek Seo Ye-ni terjatuh dari tangga, dan meninggal... sementara itu tiba-tiba Park In-Yeong pulang ke Korea, disaat Park mendapat berita nenek Ye-ni meninggal dunia. In-Yeong dan kakeknya menemui Seo ye-ni untuk turut berduka cita, tapi ternyata Ye-ni menghilang, kata pembantu dirumahnya, Ye-Ni mengurung dirinya terus di kamar lantai 3.

Karena penasaran, In-Yeong ke kamar di lantai 3 dan menemukan sebuah peti harta karun, In-Yeong sangat senang, tapi saat dibuka ternyata isinya Seo Ye-Ni yang menangis dan ngemut jempolnya. Wah... langsung buyar deh harta karun In-Yeong.

Tidak lama kemudian Pengacara Park memanggil Seo Ye-ni, Shin Je-hwi dan cucunya, park In-Yeong lalu membacakan surat wasiat tersebut yang isinya adalah:

- Berhenti Menjadi Lintah Darat Bagi Teman-Temannya
- Tidak lagi mengganggu anak-anak disekitar rumah
- Menghentikan semua jenis judi bersama ibu-ibu, tetangga dan teman-teman
- Menghentikan Menipu orang dengan menjual barang yang kamu bilang baru, padahal itu barang bekas yang kamu beli dengan murah
- Tingkatkan nilai sekolahmu hingga masuk sepuluh besar
- Setiap bulan membaca 5 buku terlaris dunia, kecuali kmik
- Belajar memasak, merangkai bunga, menyulam dan lain2
- dsb
- Dan yang terakhir adalah...
"Aku sangat terkesan melihat Shin Je-hwi, anak laki2 bapak Ma-yong dan Ibu Jong Suk-hwi, yang lama bertetangga dengan kita. Dia jujur, sopan, berpenampilan baik, dan pintar, aku iningin kamu menikah dengannya"

Kalau Seo Ye-ni tidak dapat melaksanakan salah satu dari syarat tersebut, maka harta tersebut jatuh ke tangan Park In-Yeong

Seo Ye-ni yang selama ini hanya memikirkan uang dan melupakan orang2 disekitarnya bagai mendapat "BOM ATOM Disiang Bolong"
apalagi ketika mendengar "Shin Je-Hwi orang yang selama ini mencekal perbuatannya sementara dia harus menikah dengannya"

Sementara Shin Je-hwi yang 10 tahun bertetangga dengan Ye-ni namun pindah rumah coz bangkrut menolak menikah dengan Ye-Ni mentah-mentah, walaupun sebenarnya Ye-ni adalah cinta pertama Je-hwi, tapi coz kelakuan Ye-ni seperti lintah darat yang menyedot bunga teman-temannya setiap hari, je-hwi sangat membencinya.

Bagai mendapat Durian runtuh, Park In-yeong sangat bersemangat dengan "15,4 Milyar Won itu"

Ye-Ni dibantu Yon Hwi menyusun rencana baru agar Je-hwi mau menikah dengannya, bahkan dia sampai rela memohon kepada "Ibu Calon Mertua" dengan berbagai tipu muslihatnya, agar Je-hwi dan keluarganya mau tinggal bersama dirumah Ye-Ni.
Awalnya Ibu Je-hwi ragu-ragu, tetapi setelah mendengar "Ibu... saya tinggal sebatang kara didunia ini, tidak ada tempat untuk bersandar mulai sekarang, saya ingin menganggap ibu sebagai ibu kandung saya"

Wah... luluh juga tuh hati si Ibu Je-hwi

Tapi timbul masalah baru, ternyata park In-Yeong bermaksud ingin tinggal dirumah Seo Ye-Ni karena dia pikir dia juga punya hak tinggal dirumah itu karena sebentar lagi toh rumah itu jadi milik In-Yeong.

waduh... akhirnya Seo Ye-Ni, Shin Je-hwi dan Park In Yeong tinggal serumah bersama keluarga Je-hwi dirumah Ye-ni

Ye-Ni yahin kalo kedatangan je-Hwi bermaksud ingin menggagalkan usahanya untuk memikat Shin Je-hwi coz In-Yeong ingin mendapat 15,4 Milyar Won itu.

Wah... pada awalnya Je-hwi membenci Ye-Ni, Begitu pula In-Yeong yang menganggap Ye-ni dan Je-hwi sebagai rival.

Makanya... In-Yeong mendekati Ye-ni dengan maksud agar Je-hwi tidak jadi menikah dengan Ye-ni.

Ternyata eh ternyata je-hwi cemburu juga^^
Tapi ternyata In-Yeong jatuh cinta sama cewek yang nggak kenal cinta dan hanya kenal uang hanya menganggap "sepele" bahkan dia tidak segan-segan mendaratkan pukulannya di wajah In-Yeong setiap kali In-Yeong mendekatinya.

Ye-ni yang nggak ngerti apa itu cinta, meminta Je-Hwi untuk menjadi pacarnya... Je-Hwi tidak peduli soal wasiat itui coz dia benci Ye-Ni truz dia menolak coz Ye-Ni tidak melakukannya atas dasar cinta, tapi hanya demi uang, uang dan uang.
Ye-ni ngotot penegen pacaran tapi tidak dapat mengelak ketika Je-hwi menanyakan apa Ye-Ni tahu apa arti cinta itu? Makanya langsung aja deh pas pulangnya Ye-Ni tanya sama Yo-hwi apa sih cinta itu??? Yo-hwi menjelaskannya panjang lebar dan akhirnya berakhir pada "Cinta itu seperti Selaput Kulit Kacang"

Saking polosnya Ye-ni dengan pedenya, dia menyimpulkan bahwa"Cinta Itu Seperti Selaput Kulit Kacang" keesokan harinya saat Je-hwi sedang bersama In-Yeong.
Mendengar kata-kata itu je-hwi hanya menahan tawa sementara In-Yeong tidak mengerti maksudnya coz In-Yeong lama tinggal di Amerika, jadi perbendaharaan katanya kurang.

Tidak hanya sampai disitu, pokoknya tingkah aneh si lintah darat itu semakin emnjadi ketika Ye-ni tidak lagi memungut bunga pinjaman uang teman2nya. Spontan deh... Ye-Ni berubah... dia tidak lagi menagih bunga, tapi hanya menagih hutang pokoknya saja. Masalah yang ada tidak hanya pada In-Yeong, tapi ternyata muncul sesosok gadis cantik bernama Je-won yang tiba-tiba datang dan langsung akrab dengan Je-Hwi.

Awalnya Ye-ni memang menganggapnya musuh, tapi ketika dia tahu semua informasi tentang Je-won dari Yo-hwi, dia iba tapi kaget juga coz Je-won anak orang kaya dan lemah jantung, tapi kok bisa kenal Je-hwi??? Je-hwi kan miskin??? begitulah yang dia pikirkan.

Pertempuran berawal dari sini!!! capek juga... tapi belom selesai nih ceritanya. mending baca Aja Deh!

0 komentar on "What Do U Think, Love Or Money?"

 

[Fully Saiia Blog] Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez